My Lovely Little Green Island
Bersyukur, Berdoa, Berusaha, Ikhlas, dan Sabar…Archive for Healthy Life
Psikologi Kesehatan dalam Praktek
Dengan niat belajar bersama dan sedikit berbagi ilmu, saya memberanikan diri untuk menulis artikel ini, dengan harapan dapat menularkan sedikit ilmu yang saya tahu…semoga bermanfaat…
Berbicara mengenai psikologi dewasa ini, banyak kalangan yang tertarik untuk mengkaji berbagai hal dari sudut pandang psikologi. Mulai dari permasalahan individu secara personal, di dalam keluarga, lingkungan masyarakat, lingkungan kerja dan lainnya. Sehingga hal ini tak pelak menempatkan psikologi pada posisi yang cukup penting dalam berbagai lini kehidupan.
Salah satu isu yang sedang hangat saat ini adalah pembahasan tentang psikologi kesehatan, yang banyak dikaitkan dengan pola hidup masyarakat Indonesia saat ini. Psikologi kesehatan menurut Sadarjoen (2008), merupakan salah satu cabang Psikologi Klinis yang menekankan kinerjanya pada upaya membentuk perilaku sehat pada masyarakat dengan mengacu pada falsafah dasar positif, yang bersifat preventif. Manusia tidak diposisikan sebagai korban penyakit, namun juga ikut bertanggung jawab terhadap kondisi sakitnya. Psikologi kesehatan mengarah pada pemahaman terhadap pengaruh psikologi dalam kaitannya dengan kebiasaan manusia dalam menjaga kesehatan, mempelajari penyebab rentannya manusia terhadap suatu penyakit dan bagaimana manusia menyikapi penyakitnya (Taylor, 1999).
Dalam prakteknya, Psikolog Kesehatan bertugas untuk mensosialisasikan kebiasaan-kebiasaan hidup yang merugikan kesehatan, seperti diet yang salah, merokok, minum alkohol, seks bebas, clubbing, dan menggunakan obat-obatan. Kemudian mengembangkan tingkah laku yang menunjang kesehatan , seperti mengembangkan pola hidup sehat yang diawali dengan menjaga kesehatan mental, mengkomunikasikan pentingnya melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin, dan mengembangkan komunikasi yang sehat dalam rumah tangga. Selain melakukan tindakan preventif, Psikolog Kesehatan juga berperan dalam hal kuratif, yaitu mengatasi gangguan psikologis yang menyertai gangguan fisik, seperti melatih masyarakat yang berada dalam tingkat stres kerja yang tinggi agar memiliki kemampuan untuk memanajemen stres secara efektif, agar terhindar dari gangguan fisik seperti pusing, maag, migrain, dan lainnya. Selain itu Psikolog Kesehatan juga dapat bekerja dengan orang yang mengalami sakit, untuk membantu mereka menyesuaikan diri dengan penyakitnya, sehingga dapat mengurangi parahnya penyakit yang dialami akibat gangguan psikologis yang menyertainya. Seperti pada penderita kanker, stroke, atau diabetes mellitus yang mengalami gangguan psikologis seperti depresi, gangguan bipolar, dan lainnya.
Sosialisasi yang dilakukan oleh Psikolog Kesehatan dapat dilakukan melalui metode penyuluhan, pelatihan, konseling dan psikoterapi individual, kelompok, keluarga, perkawinan, dan lain-lain, yang tentu saja disesuaikan dengan permasalahan yang ada. Dengan demikian psikolog kesehatan memiliki posisi penting dalam membentuk umat yang berkarakter dan berwawasan, tidak sekedar menjadi umat yang ikut-ikutan dan menjadi rusak karena kehilangan identitas dirinya. Allah swt pun sangat mencintai hambanya yang istiqomah di jalanNYA…
“ Maka tetaplah kamu pada jalan yang benar, sebagaimana diperintahkan kepadamu dan (juga) orang yang telah taubat beserta kamu dan janganlah kamu melampaui batas. Sesungguhnya Dia Maha Melihat apa yang kamu kerjakan. (Huud:112)”…